Tantangan utama dihadapi oleh peserta didik, seperti pengaruh media dan budaya global dapat menyebabkan generalisasi budaya sehingga memerlukan solusi yang mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi peran kearifan lokal dalam meningkatkan karakter cinta tanah air pada peserta didik di Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan adalah kajian literatur, dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal, yang mencakup nilai-nilai tradisional, bahasa daerah, dan warisan budaya, memiliki potensi besar dalam membangun karakter cinta tanah air. Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum pembelajaran menjadi pendekatan yang efektif. Materi pembelajaran yang mencakup budaya lokal, tradisi, dan bahasa daerah dapat memperkaya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai tersebut. Untuk itu, pentingnya kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung penerapan kearifan lokal.
Copyrights © 2024