Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep "scaffolding" dalam konteks Zone of Proximal Development (ZPD) dalam pembelajaran materi Metode Penelitian Sosial di kelas X-2 SMA Negeri 7 Malang. Konsep scaffolding yang diperkenalkan oleh Vygotsky merupakan pendekatan yang efektif untuk membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih dalam melalui bimbingan dan dukungan yang tepat dari guru dan rekan sejawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data tentang bagaimana guru menerapkan scaffolding dalam mengajar materi penelitian sosial kepada siswa kelas X-2. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi scaffolding, termasuk pertanyaan terbuka, pemberian umpan balik, dan aktivitas berbasis kelompok, untuk membantu siswa mengatasi tantangan dan mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pendidikan dalam merancang pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan dan kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
Copyrights © 2024