Abstrak: Proses berpikir merupakan kegiatan dasar yang mendukung terjadinya aktifitas-aktifitas lainnya. Dalam dunia pendidikan, perlu adanya pemaksimalan proses berpikir peserta didik menjadi lebih seimbang. Kecerdasan berpikir kognitif perlu dikolaborasikan dengan kecerdasan sosial dan kecerdasan emosional untuk membentuk seorang individu menjadi manusia seutuhnya. Penguatan kompetensi sosial-emosional merupakan aspek penting dalam pendidikan yang memengaruhi perkembangan holistik peserta didik. Sehingga dalam praktiknya peserta didik tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, tetapi juga mampu mengelola emosi, berkomunikasi dengan efektif, dan berinteraksi secara positif dengan orang lain. Studi ini mengeksplorasi upaya penguatan kompetensi sosial-emosional peserta didik melalui kegiatan akademik dan non-akademik di SMKN 2 Singosari. Metode yang digunakan kajian ilmiah ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek peserta didik program keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim di SMKN 2 Singosari. Temuan dari penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana integrasi kegiatan akademik dan non-akademik dapat menjadi strategi efektif dalam penguatan kompetensi sosial-emosional peserta didik di SMKN 2 Singosari yang didukung dengan hasil penelitian terdahulu
Copyrights © 2024