Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam pengalaman subjektif seorang ayah tunggal dalam menjalankan perannya dalam kegiatan rumah tangga. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana ayah tunggal mengartikan dan merespons tuntutan peran ganda mereka. Teori struktural fungsional menjadi kerangka kerja untuk menganalisis bagaimana ayah tunggal mengadopsi dan berinteraksi dengan peran-peran tersebut dalam konteks kegiatan rumah tangga. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling, yang memungkinkan peneliti untuk memilih partisipan berdasarkan karakteristik atau kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Wawancara mendalam dan pengamatan langsung digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Dari hasil penelitian, ayah tunggal dalam menjalankan peran ganda menghadapi beberapa tantangan. Tantangan ini mencakup stres finansial, Peran ganda yang dijalankan sebagai ayah sekaligus ibu sambil mengurus anak dan bekerja, serta stigma dari masyarakat.
Copyrights © 2024