Penelitian ini bertujuan menunjukkan bahwa modifikasi pipa inlet pada Oil Storage Tank (OST) memiliki dampak yang signifikan terhadap akumulasi sludge dalam tanki tersebut. Sebelum modifikasi, outlet pipa berada di bagian pinggir dasar OST, yang menyebabkan akumulasi sludge terutama di bagian pinggir tanki. Hal ini kemungkinan besar mengakibatkan sludge yang sulit dihisap saat proses recycling OST. Dengan memanjangkan pipa inlet sehingga outlet-nya berada di bagian tengah dasar OST, akumulasi sludge dapat terdistribusi lebih merata di seluruh bagian dasar tanki. Dampaknya, sludge yang terbentuk cenderung berada di lokasi yang lebih mudah dihisap saat proses recycling, mengurangi jumlah sludge yang tersisa setelah pencucian OST. Data dari pencucian OST No. 1 menunjukkan penurunan signifikan dalam akumulasi sludge setelah modifikasi pipa inlet. Sebelum modifikasi, akumulasi sludge mencapai 23.430 Kg, sedangkan setelah modifikasi, jumlahnya turun drastis menjadi hanya 7.300 Kg. Ini menunjukkan efektivitas dari modifikasi pipa inlet dalam mengurangi akumulasi sludge di OST. Langkah-langkah seperti ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS), karena akumulasi sludge yang tinggi dapat menyebabkan kerugian baik secara finansial maupun operasional. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dalam upaya meningkatkan proses produksi CPO dengan kualitas yang lebih tinggi. Kata Kunci : Crude Palm Oil, Storage Tank, Moisture, Dirt, Sludge
Copyrights © 2024