Kegiatan ekstrakurikuler paduan suara di MAN 2 Banyuwangi diselenggarakan dengan tujuan membantu siswa menemukan potensi dan bakat mereka, minat, serta membentuk karakter artistik. Keberhasilan paduan suara di MAN 2 Banyuwangi tidak hanya mencakup tingkat regional, tetapi juga mencakup kesuksesan individu dalam menyanyi solo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang menggambarkan strategi pembelajaran ekstrakurikuler paduan suara yang digunakan di MAN 2 Banyuwangi sebagai tujuan penelitian ini. Peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian, sementara data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Triangulasi data dari berbagai sumber dan penggunaan teknik triangulasi memastikan kebenaran data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran ekstrakurikuler paduan suara di MAN 2 Banyuwangi terdiri dari pengorganisasian pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dalam tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, serta pengelolaan pembelajaran yang tetap memperhatikan kebutuhan siswa dan lingkungan kelas. Komponen pengorganisasian pembelajar meliputi tujuan, materi, metode pembelajaran termasuk ceramah, latihan, dan kompresi, serta penggunaan bahan pembelajaran seperti rekaman audio, file MIDI, dan partitur musik. Dengan demikian, strategi pembelajaran yang diterapkan tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan vokal siswa tetapi juga mampu membangun karakter dan minat mereka dalam seni musik, menciptakan generasi yang berprestasi dan berkarakter kuat dalam bidang seni.
Copyrights © 2024