Pemenuhan kebutuhan harian menjadi salah satu alasan seseorang untuk bekerja. Di samping pemenuhan tersebut, individu membutuhkan dorongan atau motivasi untuk terus bekerja, terlepas dari pekerjaan yang digeluti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi kerja pada individu dari dua latar belakang pekerjaan yang berbeda, yaitu pekerjaan yang lepasan (self-employment) dan pekerjaan terikat (ASN). Pendekatan kualitatif dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan teori ERG sebagai acuan wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa kedua jenis pekerjaan dapat membuat subjek memenuhi aspek existence dan growth, namun terdapat perbedaan dinamika motivasi pada aspek relatedness antara subjek self-employment dengan subjek ASN yang mana subjek ASN mengalami interaksi sosial yang positif dan negatif dengan rekan kerja dan atasan yang tidak tampak pada subjek self-employment.
Copyrights © 2024