Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer
Vol 2, No 2 (2013): Edisi Desember 2013

Analisa Pengaruh Arus Gangguan Terhadap Tegangan Induksi dan Isolasi Pada Kabel Bawah Tanah Tegangan 20 kV

Herudin, Herudin (Jurusan Teknik Elektro, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon, Indonesia)
Munandar, Aris (Jurusan Teknik Elektro, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Cilegon, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2016

Abstract

Kabel memegang peranan yang sangat penting dalam penyaluran tenaga listrik salah satunya yang digunakan adalah kabel saluran bawah tanah, Adanya arus gangguan pada kabel mempengaruhi besarnya tegangan induksi sehingga temperatur kabel menjadi lebih panas, pemanasan yang berlebih akan mengakibatkan kegagalan isolasi yang dapat mengakibatkan kerusakan pada kabel. Penelitian ini membahas pengaruh arus gangguan terhadap tegangan induksi dan isolasi kabel bawah tanah 20kV. Gangguan adalah segala macam kejadian yang menyebabkan kondisi pada sistem tenaga listrik menjadi abnormal. Salah satu yang menyebabkan kondisi ini adalah gangguan hubung singkat. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel data jaringan kabel bawah tanah 20kV yang digunakan di PT. KDL yang kemudian disimulasikan menggunakan software ETAP untuk menentukan arus gangguannya. Hasil perhitungan pengaruh arus gangguan terhadap tegangan induksi diperoleh nilai terbesar yaitu TS KIEC 6 yang memiliki tegangan induksi total terbesar sepanjang jalur kabel yaitu 1295,13 Volt. Hasil perhitungan pengaruh arus gangguan terhadap temperatur diperoleh nilai terbesar yaitu SS CBI 91,06oC saat beban 100%, nilai ini sudah melebihi batas maksimal ketahanan isolasi kabel 90oC yang dapat mengakibatkan kegagalan isolasi pada kabel.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jis

Publisher

Subject

Education

Description

SETRUM : Sistem Kendali Tenaga Elektronika Telekomunikasi Komputer merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) sejak 2012 menggunakan sistem Open Journal System ...