Tabir surya adalah suatu sediaan yang mengandung senyawa kimia yang dapat menyerap dan memantulkan sinar UV yang mengenai kulit sehingga dapat digunakan untuk melindungi kulit manusia dari efek negatif sinar UV. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tabir surya yaitu bunga telang. Tujuan penelitian ini mengetahui stabilitas fisik sediaan spray nanoemulsi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan pengujian cycling test agar dapat diketahui hubungan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penyimpanan, menentukan nilai SPF spray nanoemulsi untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penyimpanan, dan mengetahui stabilitas spray nanoemulsi berdasarkan nilai SPF sebelum dan sesudah uji stabilitas. Ektraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut air dan kemudian di freeze dry, rendemen yang didapat yaitu 29,33%. Variasi PEG 400 yang digunakan 15%(F1), 20%(F2), dan 25%(F3). Berdasarkan hasil evaluasi stabilitas fisik, didapatkan hasil pada formula 1 stabil secara fisik dan statistik (pH, daya sebar, waktu kering, dan viskositas) dalam penyimpanan dengan nilai p>0,05. Nilai SPF yang diperoleh sebelum stabilitas yaitu 15,57; 18,91; 22,84 dan sesudah stabilitas 14,78; 17,69; 22,70. Hasil uji stabilitas nilai SPF didapatkan formula 3 paling stabil dengan nilai p>0,05.
Copyrights © 2024