JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Vol 7, No 2 (2024)

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT SAWI LADANG (Nasturtium Montanum) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-2-pycrilhydrazyl)

Jannah, Syauqul (Unknown)
Mulyani, Elly (Unknown)
Maharani, Nathasia Aulia (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2024

Abstract

Antioksidan ialah zat penghambat respons yang dilakukan oleh ekstremis bebas. Salah satu contoh antioksidan adalah tanaman sawi. Pemanfaatan daun sawi ladang (Nasturtium montanum) dalam pembuatan fraksi asam etil asetat dan efek antioksidan saat ini belum diketahui secara pasti. Selanjutnya, penting untuk melakukan penelitian mengenai aksi antioksidan dari bagian turunan asam etil asetat daun sawi sawah (Nasturtium Montanum). Uji penelitian dilakukan dengan tujuan agar mengetahui khasiat fraksi etil asetat sebagai antioksidan pada sawi ladang (Nasturtium Montanum) dengan menggunakan teknik DPPH. Pada fraksi etil asetat dilakukan dengan 4 rangkaian konsentrasi yaitu 40, 60, 80, 100 ppm. Tiap konsentrasi yang dibuat, dipepet sebanyak 2ml kemudian di tambahkan 2 ml DPPH 50 ppm. Lalu di inkubasi sekitar 30 menit. Absorbansi diperkirakan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada λ 517 nm dan disebut sebagai Nilai IC 50 (Inhibitory Focus) untuk menunjukkan konsentrasi antioksidan pada suatu senyawa yang menghasilkan tangkapan setengah atau 50% dari DPPH. Hasil uji coba antioksidan fraksi asam etil asetat sawi ladang (Nasturtium Montanum) menunjukkan adanya efektivitas Antioksidan dengan Nilai IC 50 senilai 98,57 µg/mL, termasuk kuat, 50-100 µg/mL . Berdasarkan penelitian ini, daun sawi putih (Nasturtium Montanum) mempunyai khasiat sebagai antioksidan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Environmental Science Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis ...