Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara dengan menggunakan model pembelajaran penemuan teknik rekonstruksi gambar. Siswa menggunakan foto cetakan untuk presentasi mereka pada Siklus I, namun grafik PowerPoint yang menarik digunakan pada Siklus II. Rata-rata nilai kemampuan berbicara pada Siklus I sebesar 66,33 dengan ketuntasan 66%, sedangkan pada Siklus II nilai rata-rata kemampuan berbicara sebesar 80,0 dengan ketuntasan 80%. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasilnya, penggunaan rekonstruksi gambar bersamaan dengan pembelajaran eksplorasi membantu siswa menjadi pembicara yang lebih mahir. Namun, ada masalah dengan kemampuan generalisasinya untuk semua lingkungan pembelajaran.The goal of the study was to improve speaking abilities by using the discovery learning model to the picture reconstruction technique. Students used print-out photos for their presentations in Cycle I, but interesting PowerPoint graphics were used in Cycle II. The average speaking ability score in Cycle I was 66.33 with 66% mastery, while Cycle II's average score was 80.0 with 80% mastery. These results revealed a significant improvement. As a result, using picture reconstruction in conjunction with exploration learning helps students become more proficient speakers. However, there are issues with its generalizability to all learning environments
Copyrights © 2023