Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis model matematika MSVIR dan mengetahui solusi numerik pada model tersebut dalam memprediksi kasus penyakit difteri di Indonesia beberapa tahun ke depan. Dalam penelitian ini model matematika yang terbentuk adalah sistem persamaan diferensial non linear yang memuat variabel M (maternal antibodies), S (susceptible), V (vaccinated), I (infected), dan R (recovered). Selanjutnya model ini diterapkan pada penyakit difteri di Indonesia dengan data sekunder dari Kemenkes RI tahun 2021. Simulasi dilakukan dengan tahun menggunakan metode Runge-Kutta orde 4 dengan nilai awal yaitu , , , , . Berdasarkan terapan model MSVIR, simulasi menunjukkan laju populasi terinfeksi mengalami penurunan setiap tahun karena meningkatnya kekebalan individu yang telah divaksin. Sedangkan populasi recovered mengalami peningkatan setiap tahun karena adanya populasi yang telah sembuh setelah mendapat perawatan dan mendapat kekebalan setelah divaksin.
Copyrights © 2024