Ekokritik merupakan cabang ilmu sastra yang menjadikan lingkungan sebagai fokus utama di dalam sebuah karya sastra. Novel bertajuk lingkungan telah banyak beredar, oleh karenanya penggalian melalui jalan ekokritik merupakan salah satu jalan menapaki hakikat cerita. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan ekokritik menurut perspetif Gregg Garrard dalam novel Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang karya Luis Sepulveda. Penelitian ini dikerjakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi dengan memanfaatkan teknik simak dan dokumentasi dan catat untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan konsep hewan dan konsep bencana sesuai dengan teori Garrard paling banyak ditemukan. Konsep hewan terdapat tiga elemen yaitu: pemberian nama hewan, hewan bisa merasakan emosi, hewan liar dan hewan peliharaan. Sedangkan pada konsep bencana terdapat elemen Industrial Disaster dan Humanic Disaster.
Copyrights © 2024