E-Prodenta Journal of Dentistry
Vol 7 No 2 (2023)

PENGARUH GEL NANOTRANSFERSOME EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia Swingle) DENGAN METODE ENKAPSULASI TERHADAP PENINGKATAN KOLAGEN PADA PENYEMBUHAN LUKA ULKUS TIKUS WISTAR

Prasetyaningrum, Nenny (Unknown)
Diena Fuadiyah (Unknown)
Khusnul Munika Listari (Unknown)
Na, Chung Ji (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2023

Abstract

Pendahuluan: Kulit jeruk nipis dapat digunakan sebagai obat penyembuh luka dengan kandungan flavonoidnya dan dapat ditingkatkan efektivitasnya dengan mengubahnya menjadi bentuk nanotransfersom dengan metode enkapsulasi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh nanotransfersom gel ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) dengan metode enkapsulasi terhadap peningkatan kolagen dalam penyembuhan luka ulkus tikus wistar. Metode: Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, hewan coba yang dibutuhkan dalam penelitian ini minimal 4 ekor tikus putih pada setiap kelompok. Penelitian ini terdiri dari 6 kelompok perlakuan yang membutuhkan 24 ekor tikus putih dan antisipasi 1 ekor tikus per kelompok perlakuan. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara semua kelompok. Kesimpulan:Rata-rata skor kolagen pada kelompok kontrol memiliki nilai terendah diikuti oleh rata-rata jumlah fibroblas pada kelompok perlakuan ekstrak kulit jeruk nipis, kemudian kelompok perlakuan jamu terstandar, dan gel nanotransfersome ekstrak kulit jeruk nipis yang memiliki skor tertinggi pada kelompok perlakuan. ke-3 dan ke-7.Pendahuluan: Kulit jeruk nipis dapat digunakan sebagai obat penyembuh luka dengan kandungan flavonoidnya dan dapat ditingkatkan efektivitasnya dengan mengubahnya menjadi bentuk nanotransfersom dengan metode enkapsulasi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh nanotransfersom gel ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) dengan metode enkapsulasi terhadap peningkatan kolagen dalam penyembuhan luka ulkus tikus wistar. Metode: Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, hewan coba yang dibutuhkan dalam penelitian ini minimal 4 ekor tikus putih pada setiap kelompok. Penelitian ini terdiri dari 6 kelompok perlakuan yang membutuhkan 24 ekor tikus putih dan antisipasi 1 ekor tikus per kelompok perlakuan. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara semua kelompok. Kesimpulan: Rata-rata skor kolagen pada kelompok kontrol memiliki nilai terendah diikuti oleh rata-rata jumlah fibroblas pada kelompok perlakuan ekstrak kulit jeruk nipis, kemudian kelompok perlakuan jamu terstandar, dan gel nanotransfersome ekstrak kulit jeruk nipis yang memiliki skor tertinggi pada kelompok perlakuan. ke-3 dan ke-7.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

eprodenta

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

E-Prodenta Journal of Dentistry is a journal published by Faculty of Dentistry Universitas Brawijaya Malang. This journal is published periodically every six months. The E-Prodenta Journal of Dentistry presents the latest articles/manuscripts of knowledge, information and development on dental and ...