Mayoritas remaja putri mengalami permasalahan kesehatan pada saat proses menstruasi, salah satunya mengenai kesehatan reproduksi berupa nyeri haid dibagian bawah perut sebelum atau saat proses menstruasi berlangsung (dismenore). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil rata-rata pengetahuan dan sikap siswi sebelum mendapatkan edukasi gizi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol untuk mengurangi gangguan dismenore, (2) perbedaan hasil rata-rata pengetahuan dan sikap siswi setelah mendapatkan edukasi gizi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol untuk mengurangi gangguan dismenore. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan randomized experimental design with pretest-posttest. Responden penelitian 40 siswi kelas XI dengan teknik convinience sampling dan terbagi menjadi dua kelompok 20 siswi kelompok intervensi (media powerpoint) dan 20 siswi kelompok kontrol (media booklet). Data dianalisis menggunakan uji independent T-Test. Analisis menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap siswi sebelum mendapatkan edukasi gizi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol tidak memiliki perbedaan dengan signifikansi (p-value pengetahuan 0.122 dan p-value sikap 0.377), analisis pengetahuan dan sikap siswi setelah mendapatkan edukasi gizi antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol memiliki perbedaan dengan signifikansi (p-value pengetahuan 0.003 dan p-value sikap 0.002). Pemberian edukasi gizi menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan bantuan slide powerpoint akan meningkatkan pengetahuan dan dapat merubah sikap menjadi lebih positif untuk mengurangi gangguan dismenore.
Copyrights © 2023