Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman konsep dengan kemampuan berpikir kritis siswa SMA kelas XI di Kecamatan Tebing Tinggi pada pokok bahasan matriks. Data penelitian diperoleh melalui instrumen tes kemampuan pemahaman konsep dan tes kemampuan berpikir kritis. Sampel pada penelitian ini adalah 62 siswa kelas XI IPA 1 pada tiga SMA di Tebing Tinggi. Kemampuan berpikir kritis siswa mengacu pada 4 kategori yaitu: interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan pemahaman konsep dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Dimana terdapat korelasi yang positif kategori rendah antara kemampuan pemahaman konsep dengan kemampuan berpikir kritis, dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,392. Sedangkan pada uji korelasi r square diperoleh persentase sebesar 15,2% artinya pada keempat kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi tergolong sangat rendah untuk materi matriks. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik masih tergolong sangat rendah.
Copyrights © 2022