Indonesia memiliki beragam jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan utama obat-obatan dalam bidang farmasi, kedokteran, kosmetika maupun pertanian. Salah satu tumbuhan yang mudah ditemukan dan khas di daerah Kalimantan dan memiliki berbagai berkhasiat salah satunya dapat digunakan mengobati penyakit bisul ataui nfeksi kulit yaitu Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill). Urb. Penelitian ini bertujuan menguji ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill) sebagai bahan utama sampo antiketombe dan mengetahui formulasi sediaan sampo Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill).Urb. Metode dalam penelitian menggunakanrancangan laboratorik dilakukan mulai dari isolasi senyawa metabolit sekunder dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut etanol, kemudian dilakukan pembuatan sampo antiketombe Umbi Bawang Dayak dengan konsentrasi 10%,15%, dan 20%, kemudian dilakukan dan pengujian mutu fisik. Berdasarkan asil penelitian diperoleh bahwa sampo antiketombe umbi bawang dayak yang memiliki mutu fisik terbaik diantara variasi zat aktif yaitu (F1) 5 gram , (F2) 10 gram, dan (F3) 20 gram adalah F3 dengan memenuhipersyaratan uji mutu fisik dan memiliki stabilitas sampo yang baik. Dari hasil uji sampo antiketombe dinyatakan bahwa mutu fisik dari ketiga formula sampo ekstrak umbi bawang dayak meliputi homogenitas, organoleptik, pengukuran tinggi busa dan stabilitas busa, penggukuran pH, cycling test, dan viskositas.
Copyrights © 2024