Hipertensi dapat menjadi silent killer bagi penderitanya. Hipertensi dapat dikendalikan dengan terapi latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh resistance exercises dengan edukasi olah raga terhadap pengendalian tekanan darah penderita hipertensi stage 1. Desain penelitian Quasy-experimental pada 30 karyawan (n=30) PT. Telkom Cabang Semarang dibagi menjadi kelompok perlakuan (n=15) dan kelompok kontrol (n=15) selama 6 minggu. Kelompok perlakuan diberikan resistance exercises dengan dosis latihan 2x/minggu dan kelompok kontrol diberikan edukasi olah raga. Dalam penelitian ini menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukan kelompok resistance exercises berpengaruh menurunkan tekanan darah sistolik sebelum dengan sesudah perlakuan signifikan P= 0.00 (P< 0,05) dan mean of difference (MD) = 9,27 mmHg. Kelompok edukasi tidak berpengaruh menurunkan tekanan darah sistolik sebelum dengan sesudah perlakuan P= 0.958 (P> 0,05) dan mean of difference (MD) = 0,067 mmHg. Kelompok resistance exercises berpengaruh menurunkan tekanan darah diastolik sebelum dengan sesudah perlakuan signifikan P= 0.00 (P< 0,05) dan mean of difference (MD) = 4,55 mmHg. Kelompok edukasi tidak berpengaruh menurunkan tekanan darah diastolik sebelum dengan sesudah perlakuan P= 0.257 (P> 0,05) dan mean of difference (MD) = 1,067 mmHg. Resistance exercises lebih berpengaruh pada pengendalian tekanan darah penderita hipertensi stage 1 dibandingkan edukasi olah raga.
Copyrights © 2023