Orang percaya dipanggil untuk memberitakan Injil kepada setiap orang sesuai Amanat dari Tuhan Yesus. Pemberitaan Injil ini merupakan tugas yang mulia sebab menuntun orang kepada kehidupan kekal. Namun, pemberitaan Injil bukanlah tugas yang mudah sebab diperhadapkan dengan berbagai tantangan dan rintangan yang besar, apalagi dalam menghadapi kaum intelektual-religius yang sudah memiliki pola pemahaman yang kuat terhadap keyakinan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan untuk menemukan prinsip-prinsip penginjilan kontekstual bagi para intelektual-religius berdasarkan Kisah Para Rasul (KPR) 17:16-34 yang berfungsi sebagai pedoman penginjilan kontekstual bagi orang percaya saat ini. Penulis melaksanakan penelitian ini dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan hermeneutik terhadap teks dan kajian kepustakaan. Hasil analisis terhadap teks KPR 17:16-34 ditemukan aturan-aturan dasar penginjilan sesuai dengan konteks bagi kaum intelektual-religius yakni: memiliki hati yang berbelas kasihan; memiliki self-confidence dalam Injil Kristus; dan memiliki perspektif yang benar terhadap keberhasilan penginjilan.
Copyrights © 2024