PT Alis Jaya Ciptatama merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak industri furniture. Mahoni dan jati adalah bahan baku yang digunakan, dalam satu periode perusahaan melakukan pembelian sebanyak 2000-3000 m3 rata-rata frekuensi Jati sebesar 39,98 m3 dan Mahoni sebesar 152 m3 dengan buffer sebesar 30% setiap pembelian. Frekuensi order 2022 sangat tinggi dengan 23 kali untuk Mahoni dan 9 kali untuk Jati, frekuensi tinggi ini menyebabkan bengkaknya biaya pemesanan. Tujuan penelitian ini untuk memperkecil nilai Total Biaya Keseluruhan dan pengoptimalan bahan baku. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini EOQ dan Min-Max. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa nilai minimum dan maksimum bahan baku adalah 98,93 m3 dan 273,56 m3 untuk kayu Mahoni, 30,77 m3 dan 67,51 m3 untuk kayu Jati. Untuk pembelian optimal adalah dengan menggunakan metode EOQ dengan nilai 226,33 m3 untuk Mahoni dengan frekuensi 10 kali dan 45,06 m3 untuk Jati dengan frekuensi 8 kali. Total Inventory Cost metode EOQ menjadi biaya paling minimal dengan pembelian Mahoni Rp6.470.637.299 untuk pembelian Jati Rp1.517.758.350. Dari hasil tersebut metode EOQ meminimalisir biaya persediaan dengan penurunan sebesar Rp209.077.475 atau 3,13% dari TIC perusahaan untuk persediaan Mahoni dan untuk persediaan Jati sebesar Rp560.503.655 atau 26,97% dari TIC perusahaan
Copyrights © 2023