Nady al-Adab
Vol. 21 No. 2 (2024): Nady al-Adab

Moderasi Islam, Salafisme, dan Reformasi Kerajaan Arab Saudi oleh Muhammad Bin Salman

Zulifan, M Zulifan (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2024

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan istilah moderat dan moderasi Islam dalam berbagai isu sosial dan politik di dunia Islam, khususnya di Arab Saudi. Istilah moderasi Islam (wasathiyah) menjadi populer setelah peristiwa 9/11 pada tahun 2001 yang mengubah peta gerakan Islam kontemporer. Dalam konteks kekuasaan, istilah moderasi Islam digunakan oleh pemerintah Arab Saudi sebagai salah satu strategi kekuasaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memanfaatkan informasi yang diperoleh melalui media sosial di dunia Islam yang dianalisis secara kritis sebagai diskursus (wacana). Teori Governmentality Foucault (1980) digunakan sebagai alat analisis untuk menelaah penggunaan istilah moderasi Islam dalam berbagai kepentingan kekuasaan. Penelitian ini menemukan bahwa istilah moderasi Islam digunakan sebagai strategi kekuasaan oleh pemerintah Arab Saudi yang dijalankan oleh Muhammad bin Salman (MBS). Dengan wacana moderasi Islam, MBS dapat mengontrol kekuasaan termasuk meminggirkan ulama yang tidak sepaham dengannya. MBS juga menggunakan wacana moderasi Islam untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, khususnya dari kalangan yang awalnya mungkin skeptis terhadap agenda reformasi dalam Visi Saudi 2030. Kata kunci: Moderasi Islam, Arab Saudi, Visi Saudi 2030, Governmentality

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

naa

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Officially Nady al-Adab: Jurnal Nady al-Adab has partnered with Ittihad Mudarrisii al-Lughah al-'Arabiyyah (IMLA). In each upcoming issue, the manager of the Nadi al-Adab journal is committed to prioritizing articles that discuss language, literature, art and culture studies in an Arabic ...