Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir historis peserta didik di SMK Itaba. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode probability sampling digunakan untuk pemilihan sampel secara acak. Problem Based Learning diterapkan dalam kelas eksperimen penggunaan pretest dan posttest. Analisis statistik mencakup validitas, reliabilitas, normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, analisis regresi linier sederhana, serta uji t. hasil validitas menunjukkan semua butir soal valid karena nilai r hitung > t tabel (0.320) atau nilai signifikansi < 0,05. Instrumen penelitian reliabilitas dinyatakan reliabel dengan nilai Alpha Cronbach (0.684) > 0.6. Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi (0,060) menandakan distribusi data normal. Uji heteroskedastisitas menunjukkan residual homogen dengan nilai signifikansi (0,651) > 0,05. Uji korelasi menunjukkan nilai d hitung (1.809) dengan dU (1.5444) < d hitung (1.809) < 4-dU (2.4556) maka tidak ada korelasi antar residual. Uji analisis regresi linier sederhana menunjukkan nilai (80.074) yang menunjukkan keadaan konstan. Uji t menunjukkan nilai (-1.293) < (2.024), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, namun karena nilai signifikansi > 0.05 menyimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir historis peserta didik SMK.
Copyrights © 2024