Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Mei 2024

PENYULUHAN KESEHATAN DAN PELATIHAN KADER TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET DI KELURAHAN SETIA NEGARA KECAMATAN SIANTAR SITALASARI KOTA PEMATANGSIANTAR

Bangun, Parmiana (Unknown)
Siahaan, Vera Renta (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 May 2024

Abstract

Anemia selama kehamilan utamanya disebabkan karena kekurangan zat besi (Fe). Kekurangna mikronutrien seperti asam folat, vitamin A, dan vitamin B12. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian pada kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil diantaranya faktor langsung diantaranya asupan makanan dan infeksi patogen. Penanganan anemia pada ibu hamil merupakan salah satu agenda penting dalam pembangunan nasional karena anemia terkait langsung dengan kesehatan masyarakat yaitu kesehatan ibu. Tujuan : Dengan Memberikan Penyuluhan dan Menggunakan media Booklet dapat meningkatkan pengetahuan Kader mengenai pengertian anemia, gejala, epidemiologi,etiologi dan penatalaksaaan anemia dalam kehamilan dan pengetahuan penyakit infeksi menular pada  pada ibu dan anak. Metode Pelaksanaan: Metode kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan kepada Kader Di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Sitalasari Setelah diberi penyuluhan dan pelatihan selanjutnya kader dibimbing  untuk menerapkan hasil pelatihan dalam rangka meningkatkan kemampuan melakukan penilaian tentang anemia pada ibu hamil. Manfaat : Bagi KaderKegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang anemia dan PIMS pada ibu dan anak,agar ibu hamil dikelurahan setia negara terhindar dari Anemia dan PIMS. Sedangkan Bagi Dosen Prodi Kebidanan Pematangsiantar Sebagai tugas pelaksana Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga dapat mengaplikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Hasil : Berdasarkan tabel diatas dapat  diketahui  bahwa pengetahuan penyuluhan dan pelatihan Kader tentang anemia yaitu cukup sebanyak 10 orang (40%) dan baik sebanyak 4 orang (16%) dan pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (44%). Sedangkan pada pada hasil penilaian akhir (post test) diketahui ada peningkatan yaitu pengetahuan baik menjadi 21 orang (84 %) dan yang berpengetahuan kurang tidak ada. Saran : Diharapkan ada tindaklanjut dari pihak Puskesmas dan di Kelurahan agar selalu memberikan pendidikan dan pelatihan kesehatan secara berkesinambungan  kepada kader agar mereka tetap mempunyai keterampilan yang dapat dapat diaplikasikan kepada masyarkat terutama pada ibu hamil.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

PERAKMALAHAYATI

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

jurnal perak malahayati adalah jurnal pengabdian kesehatan masyarakat(PKM) Khusus untuk bidang ...