kecemasan yang dapat memperburuk kondisi pasien jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap kecemasan pasien gagal jantung. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pre dan post test with control group. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner State Trait Anxiety Inventory (STAI). Uji statistik dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini mayoritas kecemasan pasien adalah ringan sedang yaitu 68.6%, usia <60 tahun sebanyak 58.1%, jenis kelamin laki-laki 51.2%, pendidikan dasar dan menengah 67.4%, klasifikasi gagal jantung NYHA 3 sebanyak 64%, dan lama rawat >3 hari 71%. Hasil pemodelan akhir didapatkan terapi SEFT dan klasifikasi gagal jantung secara simultan berpengaruh terhadap kecemasan pasien gagal jantung. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memberikan pelatihan terapi SEFT untuk perawat, sehingga dapat melaksanakan edukasi kepada pasien terutama pasien gagal jantung.
Copyrights © 2023