Model pembelajaran digunakan oleh guru-guru mata pelajaran agar siswa-siswa tidak bosan dengan cara belajar yang monoton dan untuk mendapatkan hasil belajar yang maka guru mata pelajaran harus kreatif dalam memainkan perannya dengan menggunakan model-model pembelajaran. Contohnya pada mata pelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Taebenu sebelum guru mata pelajaran menggunakan model pembelajaran picture and picture siswa mengalami kesusahan dalam memahami materi yang disampaikan. Ketika guru mata pelajaran melakukan tes formatif dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture maka siswa di SMA Negeri 2 Taebenu mengalami penigkatanpada hasil belajardi kelas, guru menggunakan tes dengan menggunakan 2 siklus. Siklus yang pertama masih belum mendapatakan hasil yang baik dikarenakan siswa kurang serius karna masih baru bagi mereka yang berikut juga ketidak displin waktu oleh guru dan guru juga kurang aktif. Pada siklus kedua siswa sudah memahami dan menangkapi tes formatif dengan serius sehingga pada siklus kedua ini sudah mendapatkan hasil yang sangat baik dan peneliti sudah tidak melanjutkan ke siklus ketiga lagi. Pencapaian peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sebesar 68,71 % pada siklus I, meningkat menjadi 80,21 % pada siklus II. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh guru mata pelajaran telah berhasil dengan ketuntasan 100%.
Copyrights © 2024