Karakteristik sedimen dan pola transportasi di sungai dengan fokus pada variasi debit aliran. Sungai merupakan saluran alami yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menyediakan sumber air bagi kebutuhan manusia. Sedimen yang terbawa oleh sungai dapat menyebabkan pendangkalan di muara, mempengaruhi kualitas air, dan berdampak negatif pada lingkungan perairan. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder untuk menganalisis kedalaman rata-rata, koefisien kekasaran (n), dan hubungan antara kedalaman air dan nilai kekasaran Manning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman air mempengaruhi kapasitas aliran dan karakteristik hidrolis saluran. Koefisien kekasaran bervariasi antar lokasi, dengan formulasi Manning memberikan hasil yang sesuai dengan nilai referensi tabel Manning. Analisis data juga mengungkapkan bahwa formula Manning merupakan model yang paling tepat untuk memprediksi nilai kekasaran pada sungai Krueng Keureto. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang pengaruh kedalaman air dan koefisien kekasaran terhadap karakteristik aliran di sungai tersebut. Formula kekasaran Manning terbukti paling sesuai dalam menggambarkan hubungan antara kedalaman air dan nilai kekasaran, memberikan kontribusi signifikan untuk analisis dan perancangan saluran terbuka. Hasil penelitian ini memiliki nilai penting dalam pengelolaan sungai dan mitigasi erosi, serta memberikan wawasan untuk menjaga stabilitas lingkungan sungai dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di masa depan
Copyrights © 2024