DAGUSIBU merupakan program yang di bentuk oleh IAI guna mampu memberikan informasi yang relevan terkait penggunaan obat-obatan yang rasional. Pengetahuan yang baik terhadap DAGUSIBU dapat mencegah penggunaan obat yang tidak tepat dan mempermudah dalam mempromosikan kepada masyarakat luas agar terhindar dari efek samping obat yang tidak diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa/i Fakultas Ilmu Sosial & Politik (FISIPOL) Universitas Mataram dan Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Mataram terkait DAGUSIBU serta membandingkan tingkat pengetahuan antara mahasiwa/i di kedua fakultas tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan rancangan cross-sectional. Data diambil menggunakan teknik Random Sampling dan didapatkan sampel sebesar 193 responden. Instrument yang digunakan berupa kuesioner yang disebarkan secara online melalui google form dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan software IBM SPSS 25 serta digunakan teknik analisis komparatif melalui uji tes-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa/i di FISIPOL UNRAM (50,5%) memiliki pengetahuan yang tinggi, (46,6%) cukup, (3,1%) kurang, dan mahasiwa/i FDIK UIN Mataram (62,6%) memiliki pengetahuan tinggi, (32,2%) cukup, dan (5,2) kurang mengenai DAGUSIBU. Pada uji statistik menggunakan T-test didapatkan nilai sebesar 0,030 (p<0,05). Penelitian ini menyatakan terdapat perbedaan bermakna antara tingkat pengetahuan mahasiswa/i FISIPOL Universitas Mataram dan FDIK UIN Mataram terkait DAGUSIBU
Copyrights © 2024