Penelitian dengan studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko yang terkait dengan perencanaan pengadaan barang dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan baterai UPS (Uninterruptible Power Supply) di Perusahaan Gas Negara. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan para informan. Data sekunder dikumpulkan melalui tinjauan dokumen terkait proses pengadaan barang, kebijakan perusahaan, dan catatan kinerja baterai UPS sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen risiko pada perencanaan pengadaan barang menjadi faktor kritis dalam pemenuhan kebutuhan baterai UPS. Risiko yang diidentifikasi meliputi keterlambatan pengiriman baterai, ketidaksesuaian spesifikasi, harga yang tidak stabil, dan kualitas yang kurang memadai. Untuk mengelola risiko ini, strategi yang disarankan meliputi diversifikasi pemasok, penggunaan kontrak yang jelas dan terperinci, pemantauan kinerja pemasok, serta pemilihan baterai UPS yang berkualitas. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya manajemen risiko dalam perencanaan pengadaan barang, khususnya dalam konteks pemenuhan kebutuhan baterai UPS di Perusahaan Gas Negara. Diharapkan temuan dari studi ini dapat menjadi landasan bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengadaan baterai UPS, serta mengurangi risiko yang terkait dengan proses tersebut.
Copyrights © 2024