Abstract: Salah satu program pemerintah untuk menyeimbangkan kebutuhan penduduk adalah Keluarga Berencana (KB). Pelayanan KB menawarkan berbagai teknik kontrasepsi, seperti suntik, kondom, IUD, dan lain-lain. Kelurahan Tebalo Gresik berganti nama menjadi kampung KB pada tahun 2018, rata rata tujuan mereka adalah untuk mengatur laju kelahiran anak. Melihat fenomena ini, menarik untuk diteliti bagaimana pemahaman masyarakat tebalo tentang hadis keluarga berencana. Secara eksplisit didalam alqur’an dan hadis tidak menjelaskan namun ada beberapa yang memberika indikasi. field research merupakan Jenis penelitian yang dipakai serta menggunakan metode living hadis dengan pendekatan sosiologi. Metode pengumpulan datanya interview, observasi dan dokumnetasi. Kajian ini mengkaji gejala-gejala yang muncul di masyarakat sebagai pola perilaku yang bersumber dari hadits-hadits yang hidup. Pola perilaku ini merupakan respon dari umat Islam dalam interaksinya dengan hadits. Hasilnya, praktek keluarga berencana di desa tebalo dan sampai dinobatkan sebagai kampong keluarga berencara disebabkan segala elemen di desa tersebut sangatlah mendukung, mulai dari perangkat desanya, masyarakatnya dan yang paling urgen adalah peran tokoh agamanya dalam menjelaskan hadis hadis tentang keluarga berencana. Key word: Keluarga Berencana, Living Hadis, Kampung KB
Copyrights © 2023