Pada pembuatan jalan raya sering terjadi kelongsoran tanah khususnya di daerah pegunungan yang memiliki kontur tanah yang miring. Seperti pada jalan tepatnya di Kurra Kecamatan Kurra Lembang Lipungan Tanete Dusun Ratte Dena’ Kabupaten Tana Toraja merupakan daerah yang..memiliki kontur tanah miring sering terjadi kelongsoran lereng pada badan jalan maupun tepi jalan. Apabila terjadi kelongsoran tanah maka arus lalu lintas pada jalan tersebut akan mengalami gangguan. Metode Penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan yaitu mencari dan mempeljari topik yang di bahas dari berbagai sumber,studi lapangan (observasi) dan pengujian laboratorium. Hasil analisis kestabilan lereng diperoleh nilai faktor keamanan lereng 0.97 < 1.07 yang menandakan lereng tersebut dalam keadaan Labil (tidak aman).Hasil analisis perencanaan dinding penahan tanah dengan menggunakan Tipe Kantilever dengan dimensi H= 6 m, B= 3.60 m, a = 0.40 m, H1 = 0.60m. Untuk kelongsoran/keruntuhan yang terjadi, diperoleh nilai faktor keamanan terhadap guling adalah Fgl = 2.57 < 2 (Aman), untuk analisis terhadap gaya geser adalah Fgs = 3.49>1.5 (Aman), dan nilai faktor keamanan terhadap keruntuhan kapasitas daya dukung tanah adalah FK= 4.15 >3 (Aman).
Copyrights © 2023