Kejadian yang timbul pada ibu yang kesulitan menyusui karena ASInya tidak lancar, terutama melahirkan anak pertama. Selain itu ibu sering mengeluh bayinya menangis, menolak menyusu, atau tidak menyusu karena putingnya sakit. Ini sering diartikan sebagai ASI yang tidak mencukupi atau buruk, dan karena itu memilih untuk tidak menyusui. Terapi non farmakologis yang dapat memperlancar ASI salah satunya dengan Pijat Oksitosin. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan pijat Oksitosin untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu nifas di klinik bidan Delima Bangetayu Kulon. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan pijat oksitosin untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu nifas yang berjumlah 3 orang subjek studi yang diperoleh dari pre-test yang sesuai kriteria inklusi. kriteria inklusi : ibu nifas hari ke tujuh, ibu melahirkan normal,ibu tidak sedang menjalani pengobatan. Hasil studi kasus pada ketiga responden dengan pengeluaran ASI yang tidak lancar setelah dilakukan pijatan oksitosin selama 3 hari dengan 3x pertemuan dan lama waktu yang digunakan 15 menit terjadi peningkatan jumlah ASI, frekuensi menyusui, frekuensi BAK/BAB bayi. Pijat oksitosin menjadi salah satu terapi non farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.
Copyrights © 2024