Tujuan penelitian untuk menguji hubungan fungsional antara variabel bebas dan variabel terikat mengarah pada pemilihan SSR (Single Subject Research) sebagai metode eksperimen, yang melibatkan pemberian perlakuan khusus kepada subjek penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan model SSR (Single Subject Research). Populasi dalam penelitian ini adalah anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan bentuk desain A-B-A, dimana dalam desain ini dapat dilakukan dengan tiga tahapan, yakni terdiri dari baseline-1, intervensi, dan baseline-2. Kesimpulan Temuan dari penelitian ini belum penunjukkan ada nya pengaruh bermain karpet arah dalam meningkatkan keterampilan orientasi ruang anak down syndrome. Hal ini dapat dilihat dari kondisi baseline A1, terlihat pemahaman anak tentang orientasi ruang masih cukup rendah dengan persentase (45,5% -47,5%). Kemudian saat diberikan intervensi (B) mengalami penurunan dimulai dari persentase 20% lalu naik sampai persentase 55%. Pada kondisi baseline A2, hanya terlihat kemampuan anak pada persentase 55%.
Copyrights © 2024