J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Vol. 6 No. 2 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)

Fenomena Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Anak Usia 6-9 Tahun

Wulan Sari, Novi (Unknown)
Rovendra, Erit (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2023

Abstract

Abstrak Konsumsi sayur dan buah bagi anak penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan serta meningkatkan kekebalan tubuhnya. Menurut Riskesdas 2018, di Indonesia, usia 6-9 tahun merupakan kelompok umur dengan persentase konsumsi sayur dan buah tertinggi sebesar 96,9% yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi sayur dan buah pada anak usia 6-9 tahun di Puskesmas Simpang Tonang Kabupaten Pasaman Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 63 ibu anak usia 6-9 tahun. Mereka dipilih dengan menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan FFQ (Food Frequency Questionnaire) kuantitatif. Kemudian data dianalisis dengan uji chi-square dengan taraf signifikansi = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi pendidikan ibu tinggi sebanyak 36 orang (42,9%), pendapatan keluarga tinggi 8 orang (12,7%), pengetahuan ibu baik 37 orang (58,7%), sayur dan buah kesukaan 31 orang ( 49,2%), tersedia sayur dan buah 44 orang (69,8%), pernah terpapar media massa 51 orang (81%), praktik pengendalian konsumsi sayur dan buah yang baik 32 orang (50,8%), konsumsi cukup sayur dan buah 27 orang (42,9%). Secara singkat dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu merupakan variabel risiko konsumsi sayur dan buah pada anak usia 6-9 tahun. Oleh karena itu perlu peningkatan pengetahuan ibu-ibu melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi.Kata Kunci: Konsumsi Sayur dan Buah, Anak Usia 6-9 Tahun Abstract Vegetable and fruit Consumption for children is important to support growth and development and increase their immunity. According to Riskesdas 2018, in Indonesia, the age of 6-9 years was the age group with the highest percentage of consumption of vegetables and fruit at 96.9% which is influenced by many factors. This research aimed to determine Factors Related to Vegetable and Fruit Consumption among Children 6-9 Years Old in Simpang Tonang Community Health Center, Pasaman Regency in 2021. The type of this research was a cross-sectional study design. The samples were 63 children’s mothers at 6-9 years. They had been chosen by using Proportionate Stratified Random Sampling. The research instruments were questionnaires and quantitative FFQ (Food Frequency Questionnaire). Then, the data were analyzed by chi-square test with a significance level of = 0.05. The results of the research showed the distribution of high maternal education frequency as many as 36 people (42.9%), high family income 8 people (12.7%), good mother knowledge 37 people (58.7%), favorite vegetables and fruits 31 people (49.2%), there are available vegetables and fruit 44 people (69.8%), have been exposed to mass media 51 people (81%), good practice of controlling the consumption of vegetables and fruit 32 people (50.8%), sufficient consumption of vegetables and fruit 27 people (42.9%). In short, it can be concluded that mothers’ knowledge was a risk variable for consuming vegetables and fruit for children at 6-9 years old. Therefore, it needs to increase mothers’ knowledge through outreach and socialization activities. Keywords: Consumption of Vegetables and Fruits, Children 6-9 Years Old

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jhest

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Menerima artikel dengan fokus pada bidang ilmu kesehatan dan aplikasi teknologi dalam bidang medis. Bidang-bidang yang dapat didiskusikan antara lain : (1) Kesehatan Ibu dan Anak, (2) Maternity (Persalinan, Nifas, Kehamilan dan Menyusui), (3) Keluarga Berancana, (4) Promosi Keehatan dan Gaya Hidup, ...