Omphalitis, infeksi yang disebabkan oleh berbagai bakteri yang masuk melalui umbilikus yang terbuka atau aliran darah, secara signifikan berkontribusi pada kematian anak ayam dalam minggu pertama setelah menetas, sering kali akibat praktik kebersihan yang kurang optimal selama proses penetasan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dampak omphalitis pada anak ayam umur sehari (DOC) dengan memeriksa perubahan anatomi dan patologi. Nekropsi dilakukan pada empat DOC di Pusat Pengembangan Pembibitan Unggas Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa anak ayam yang terinfeksi memiliki ukuran tubuh kecil, bulu kusam, kantung kuning telur membesar, dan umbilikus yang belum sembuh. Patologi anatomi mengungkapkan distensi abdomen, tangkai kuning telur nekrotik, serta kantung kuning telur yang berwarna kehijauan dan berbau busuk.
Copyrights © 2024