Abstrak. Saat ini beberapa Sekolah Dasar di Kabupaten Barru telah melaksanakan Kurikulum Merdeka. Kurikulum merdeka diterapkan pada kelas 1 dan 4 SD. Kurikulum merdeka adalah hal yang baru bagi guru dan kurikulum tersebut baru diterapkan pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Sehingga, masih ada beberapa guru yang kesulitan dalam menerapkan kurikulum merdeka ditinjau dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Hasil dan informasi yang tepat diperoleh dengan mengaitkan program pembelajaran kurikulum merdeka di UPTD SD Negeri 77 Barru dengan pelaksanaan evaluasi program, maka dipilih model Stake’s Contenence Evaluation. Stake mengidentifikasi tiga tahap dari evaluasi program pendidikan, yaitu antecedents (masukan), transaction (proses), dan outcomes (hasil). Pada model ini ketiga tahap dibandingkan tidak hanya untuk menentukan apakah ada perbedaan tujuan keadaan yang sebenarnya, tetapi juga dibandingkan dengan standar absolut, untuk menilai manfaat program. Berdasarakan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat disimpulkan perencanaan pembelajaran kurikulum merdeka di UPTD SD Negeri 77 Barru sudah baik, namun perlu bimbingan, pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka di UPTD SD Negeri 77 Barru sudah baik, namun perlu perbaikan, dan penilaian pembelajaran kurikulum merdeka di UPTD SD Negeri 77 Barru sudah baik, namun perlu dilaksanakan perbaikan dengan memberikan pelatihan kepada para guru. Kata Kunci: kurikulum merdeka, evaluasi program
Copyrights © 2023