Abstrak. Penelitian ini menganalisis resistensi ideologi yang ditunjukkan oleh tokoh utama dalam prosa Bugis "Coritana La Gandong" dengan menggunakan kerangka teori James C. Scott. Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara tokoh utama dalam prosa ini menggunakan bentuk-bentuk sehari-hari dari perlawanan yang lemah dalam menentang representasi kekuasaan negara yang ada. Teori Scott membantu dalam memahami dinamika resistensi yang tersembunyi dan tidak terorganisir yang mungkin terlihat dalam perlawanan individu dan kolektif tokoh utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama, seperti yang terinspirasi oleh teori Scott, menggunakan taktik-taktik perlawanan yang lemah dalam upayanya untuk menghadapi representasi kekuasaan negara. Mereka menghindari secara cerdik pemahaman dan pengawasan negara, mengungkapkan resistensi melalui pernyataan pribadi dan aksi sehari-hari, dan kadang-kadang terlibat dalam perlawanan kolektif yang bertujuan untuk menggoyahkan struktur kekuasaan yang ada. Hasil penelitian ini memperkaya pemahaman kita tentang cara perlawanan terhadap kekuasaan negara dapat muncul dalam konteks budaya dan sosial tertentu, seperti dalam prosa Bugis. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana tokoh utama "Coritana La Gandong" mengekspresikan resistensi ideologi dalam menghadapi representasi kekuasaan negara. Hasil penelitian ini juga memperluas pemahaman kita tentang pentingnya menganalisis sastra lokal dengan kerangka teoretis yang relevan untuk mengungkapkan resistensi dan dinamika kekuasaan dalam berbagai konteks budaya. Kata Kunci: Resistensi Ideologi, James C. Scott, Coritana La Gandong, Prosa Bugis
Copyrights © 2023