Proses pembelajaran yang dilaksanakan selama ini, masih kurangnya keterampilan siswa kelas V untuk berkolaborasi dalam kelompok dan cenderung lebih memilih untuk mengerjakan tugas sendiri. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan siswa yang terlalu sering menggunakan ponsel pintar (hp) dan kurangnya interaksi dengan teman sekelas. Dampak yang ditimbulkan dari pola pembelajaran ini adalah kurangnya interaksi kolaboratif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kolaborasi antar peserta didik dalam diskusi kelompok pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V A SDN 134 Panorama dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian melibatkan 27 peserta didik dari kelas V ABpada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Proses penelitian terdiri dari dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui lembar observasi dan dokumentasi. Hasil rata-rata persentase kolaborasi antar peserta didik dalam diskusi kelompok menunjukkan peningkatan dari siklus pertama (66,05%) menjadi siklus kedua (85,21%). Dengan demikian, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berhasil meningkatkan kolaborasi antar peserta didik.
Copyrights © 2024