Jurnal Entitas Sosiologi
Vol 13 No 1 (2024): Social Relation and Change

Keterlekatan Struktural dalam Kewirausahaan Sosial di BUMG Tanjong Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar

Hafidz, Muhammad (Unknown)
Zulfan, Zulfan (Unknown)
Nurdin, Ibnu Phonna (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2024

Abstract

Konsistensi pengelolaan dana yang optimal dibutuhkan agar pendapatan usaha BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) Tanjong Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar khususnya usaha pabrik batako menjadi maksimal. Hal ini diwujudkan dalam bentuk kewirausahaan sosial pada pengelolaan pabrik batako. Kewirausahaan sosial yang terbentuk dipengaruhi oleh keterlekatan struktural. Penelitian ini menganalisis bentuk keterlekatan struktural yang terjalin di Gampong Tanjong, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data tentang pengelolaan dana desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk keterlekatan struktural yang memperkuat pelaksanaan kewirausahaan sosial di pabrik batako yaitu: 1. Partisipasi, 2. Kepercayaan, 3. Kesepakatan, dan 4. Keberlanjutan. Partisipasi masyarakat cukup tinggi dalam keterlibatan mereka pada struktur usaha pabrik batako. Hal ini didasari atas adanya kepercayaan antar anggota BUMG Tanjong dan transparansi dalam pengelolaan BUMG sehingga terdapat kesepakatan dalam menjalankan aturan main. Terakhir, riset ini optimis pada keberlanjutan usaha pabrik batako di bawah BUMG Tanjong karena didukung oleh keterlekatan struktural dan modal sosial para anggota. Kata Kunci: BUMG, Keterlekatan Struktural, Kewirausahaan Sosial, Keberlanjutan Usaha Abstract A consistency of optimal fund management is needed so that the business income of BUMG (Badan Usaha Milik Gampong) Tanjong Lhoknga District, Aceh Besar Regency, especially the brick factory business, is maximized. This is realized in the form of social entrepreneurship in the management of brick factories. Structural embeddedness influences social entrepreneurship. This study analyzes the form of structural embeddedness in Gampong Tanjong, Lhoknga District, and Aceh Besar Regency. The research method used was descriptive qualitative through observation, interviews, and document analysis to collect data on village fund management. The results showed that there are several forms of structural embeddedness that strengthen the implementation of social entrepreneurship in brick factories, namely: 1. Participation, 2. Trust, 3. Agreement, and 4. Sustainability. Community participation in brick factory business structures is quite high. This is based on the trust between members of BUMG Tanjong and transparency in BUMG management, so that there is an agreement in carrying out the ground rules. Finally, this research is optimistic about the sustainability of the brick factory business under BUMG Tanjong, as it is supported by the structural embeddedness and social capital of its members. Keywords: BUMG, structural embeddedness, social entrepreneurship, business sustainability

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JES

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Entitas Sosiologi (JES) merupakan ruang bagi diseminasi gagasan dalam lingkup kajian Sosiologi. Jurnal ini juga memberi ruang pada berbagai perspektif dalam sosiologi khususnya dalam mengembangkan ide-ide yang dapat mendorong transformasi masyarakat menuju masyarakat yang manju dan ...