Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk fisik dan dosis kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil Pennisetum purpureum cv. Mott Penelitian ini dilakukan di rumah kaca, Stasiun Penelitian Sesetan, Fakultas Peternakan, Universitas Udayana di Jalan Raya Sesetan Denpasar. Penelitian berlangsung selama dua belas minggu, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah perlakuan kotoran kambing. Bentuk butiran (BB) dan bentuk halus (BH) faktor kedua adalah perlakuan kotoran kambing dengan dosis 0 ton ha-1 (D0), 10 ton ha-1 (D1), 20 ton ha-1 (D2) dan 30 ton ha-1 (D3). Terdapat delapan perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 32 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu variabel pertumbuhan, variabel hasil dan variabel karakteristik tumbuh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara bentuk fisik dan dosis terhadap variabel tinggi tanaman, berat kering akar, berat kering daun, berat kering total hijauan. Perlakuan bentuk pupuk halus memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan bentuk pupuk butiran. Dosis 30 ton ha-1 memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan hasil panen Pennisetum purpureum cv. Mott. Disimpulkan bahwa terjadi interaksi antar bentuk pupuk dan dosis serta perlakuan bentuk halus dan dosis 30 ton ha-1 memberikan respon terbaik pada pertumbuhan dan hasil panen tanaman Pennisetum purpureum cv. Mott.
Copyrights © 2024