Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan beberapa varietas jagung (Zea Mays L.) terhadap penyakit bulai (Peronosclerospora philippinensis) di Desa Bungung Loe, Kab. Jeneponto yang berlangsung dari bulan Mei sampai Juli 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK). Dengan perlakuan tehadap 5 varietas jagung hibrida (V5: Bisi 18, V4: Betras, V3: Anoman, V2: Pioner 27, dan V1: NK Sumo). Analisis data menggunakan semua variabel yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisi varian sesuai dengan rancangan percobaan yang digunakan, jika pengaruh perlakuan berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5% untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Dari hasil penelitian varietas jagung hibrida mendapatkan persentase hasil V1: NK Suma sebanyak 19% (tahan), V2: Pioner 27 sebanyak 35% (agak tahan), V3: Anoman sebanyak 27% (agak tahan), V4: Betras sebanyak 31% (agak tahan), dan V5: Bisi 18 sebanyak 14% (tahan). Maka maka dapat disimpulkan bahwa varietas bisi 18 dengan persentase terendah termasuk kategori varietas tahan terhadap serangan penyakit P. philippinensis.
Copyrights © 2024