Biodiesel merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil dan mengurangi dampak lingkungan. Pemanfaatan limbah ikan patin menjadi salah satu pilihan bahan baku dalam pembuatan biodiesel. Tujuan penelitian yang dilakukan yaitu memanfaatkan limbah ikan patin (jeroan) sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Proses pembuatan diawali dengan pencucian dan pembersihan limbah ikan. Selanjutnya, dilakukan pengambilan minyak dengan cara di oven hingga ampas limbah ikan dan minyak ikan terpisah. Minyak ikan di uji kadar FFA awal untuk penentuan tahapan selanjutnya, yaitu esterifikasi atau langsung ke tahap transesterifikasi. Proses transesterifikasi dilakukan dengan menggunakan pelarut metanol dan katalis KOH. Hasil proses transesterifikasi didekantasi untuk pemisahan biodiesel dengan gliserol. Kemudian didistilasi agar biodiesel terpisah dari sisa-sisa pengotor dan dilakukan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan biodiesel berbahan baku ikan patin berhasil dilakukan dan senyawa metil ester menjadi komponen penyusun utama sampel biodesel yaitu senyawa 9-Octadecenoic acid (Z)-, methyl ester.
Copyrights © 2024