Stunting merupakan salah satu isu nasional dimana penanggulangannya masih terus dilakukan hingga saat ini. Permasalahan stunting merupakan masalah jangka panjang yang berdampak pada masa depan bangsa dan menjadi beban negara, Kecamatan Legok merupakan salah satu kecamatan yang memiliki angka stunting yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan kolaborasi yang dibangun dalam penurunan stunting di Kecamatan Legok melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhi kolaborasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang berjalan cukup efektif dengan melihat fenomena dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama dan hasil sementara
Copyrights © 2024