Gardu Induk, biasanya disingkat GI, adalah instalasi yang terdiri dari rel daya, peralatan hubung bagi, transformator daya dan perlengkapannya, yang merupakan bagian dari sistem tenaga listrik. Pemisah, sebuah perangkat di gardu induk, bertindak sebagai pendukung operasional. Perawatan berkala diperlukan pada pemisah, yang melibatkan langkah-langkah pembersihan dan pengujian. Salah satu pengujian yang dilakukan adalah mengukur tahanan kontak. Pengujian ini bertujuan untuk menilai tahanan kontak pada pemisah sesuai dengan standar. Tahanan kontak yang lebih tinggi akan mengakibatkan rugi-rugi daya yang lebih besar. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan nilai tahanan kontak dan rugi-rugi daya pada rel 1 dan rel 2 pemisah di trafo bay-1 Gardu Induk Tasikmalaya Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan hotspot atau titik panas pada pisau-pisau di PMS fasa S rel 2. Kemudian dilakukan perbaikan hotspot atau titik panas pada pisau-pisau PMS rel 2 fasa S, dimana resistansi kontak sebelum dilakukan perbaikan sebesar 1,349 mΩ dan setelah dilakukan perbaikan menjadi 29,4µΩ.
Copyrights © 2024