Semua remaja, termasuk pra-remaja dengan gangguan spektrum autisme (ASD), pasti mempunyai masalah. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa remaja dengan autisme mempunyai beberapa masalah yang sama dengan remaja pada umumnya, namun masalah remaja dengan autisme lebih cenderung berkaitan dengan kecemasan, interaksi sosial, dan banyak lagi. fokusnya adalah pada hambatan bahasa. Akibatnya, remaja autis mempunyai permasalahan dan hambatan dalam menghadapi tantangan perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik remaja awal penderita ASD melalui interaksi sosial, emosi, kemampuan psikomotorik, dan keterampilan kognitif, serta mendeskripsikan tantangan yang dihadapi. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah responden penelitian ini ditentukan berdasarkan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini: purposive sampling, observasi sebagai pengumpulan data primer, catatan anekdotal sebagai data pelengkap, dan wawancara sekunder yang berjumlah 2 responden dan 4 responden tambahan.
Copyrights © 2024