Banyaknya jalan rusak dan banjir di provinsi Jawa Tengah menyebabkan banyak keluhan dari warga provinsi Jawa Tengah kepada pemerintah, ditambah dengan cuaca ekstrim yang tidak menentu mengakibatkan perbaikan dan perawatan infrastruktur tersebut perlu untuk dikaji lebih lanjut bagaimanakah upaya yang akan dilakukan oleh pemerintah untuk menangani sekaligus mencegah kejadian serupa kedepannya. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian kualitatif yang mana dilakukan dengan wawancara guna meneliti kondisi objek yang alamiah. Dari berbagai kondisi tersebut, pemerintah tetap melaksanakan perbaikan juga perawatan infrastruktur dengan melakukan kajian lingkungan juga sosialisasi kepada masyarakat karena pengendalian diperlukan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha (badan atau pelaku usaha), media dan akademisi.
Copyrights © 2024