Keracunan makanan merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang sering ditemui sehari hari dan masih mudah cara penanganannya namun masyarakat masih sering salah dalam penanganannya. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang mempermudah timbulnya sebuah perilaku Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap tentang penanganan pertama pada kasus keracunan pada siswa di SMP Negeri 1 Madukara Banjarnegara. Jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode deskriptif dan cross sectional sebagai pendekatan. Sampel penelitian siswa kelas VII dan VIII di SMP Negeri 1 Madukara Banjarnegara sebanyak 208 responden yang menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki usia 14 tahun (57,7%), memiliki jenis kelamin laki-laki (50,5%) dan tidak pernah mendapatkan informasi terkait keracunan (53,4%). Pengetahuan tentang penanganan pertama pada kasus keracunan sebagian besar dalam kategori cukup (67,8%) dan sikap tentang penanganan pertama pada kasus keracunan sebagian besar dalam kategori positif (53,4%). Kesimpulannya adalah siswa SMP di SMP Negeri 1 Madukara memiliki pengetahuan yang cukup dan sikap yang positif terkait penanganan kasus keracunan.
Copyrights © 2024