Penanaman modal di Kota Semarang memperlihatkan kompleksitas dalam beban administrasi yang mempengaruhi investasi. Studi ini melakukan analisis kualitatif terhadap beban administrasi dalam proses penanaman modal, menyoroti faktor-faktor seperti proses perizinan yang rumit, kurangnya koordinasi antarinstansi, kebijakan yang belum terimplementasi dengan baik, serta pemahaman masyarakat terhadap prosedur perijinan. Metode wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan pemahaman holistik dari pelaku usaha yang telah menanamkan modalnya di Kota Semarang. Hasilnya menunjukkan bahwa beban waktu, tenaga, dan biaya menjadi hambatan utama, menekankan perlunya upaya terkoordinasi dari pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam mengurangi kompleksitas administrasi. Simplifikasi proses perizinan, peningkatan koordinasi, penerapan kebijakan yang lebih efektif, dan edukasi masyarakat menjadi langkah kunci dalam menciptakan lingkungan investasi yang kondusif.
Copyrights © 2024