Penggunaan bahan alam, seperti tanaman obat dan obat tradisional, sedang mengalami peningkatan popularitas dalam konteks isu "kembali ke alam." Namun, perlu diingat bahwa obat-obatan tradisional juga dapat memiliki efek samping yang merugikan jika dosisnya tidak diperhitungkan dengan tepat. Untuk mengatasi potensi risiko ini, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan penjaminan keamanan obat herbal dengan mendorong pengembangan obat herbal terstandar (OHT). Kromatografi Lapis Tipis dengan Densitometri (KLT-Densitometri) telah terbukti sebagai metode yang efektif dalam menentukan kadar bahan aktif dalam obat herbal, dengan keunggulan dalam kemudahan penggunaan, sensitivitas, dan ekonomisitasnya serta mampu digunakan dalam analisis campuran senyawa dengan fase gerak yang berbeda.
Copyrights © 2024