Pembelajaran berbasis proyek menekankan pada pendekatan pembelajaran aktif, di mana siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan pemahaman mereka melalui penyelidikan, kolaborasi, dan aplikasi konsep dalam konteks nyata. Pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok memungkinkan siswa untuk menciptakan konten yang menarik, berbagi informasi secara cepat, dan memfasilitasi kolaborasi yang efektif. Tantangan utama dalam integrasi pembelajaran berbasis proyek dan media sosial adalah menyesuaikan dengan kebutuhan dinamis industri. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan literatur yang relevan, menemukan bahwa penggunaan media sosial dapat meningkatkan motivasi belajar dan kreativitas siswa SMK. Hasil penelitian ini menyampaikan bahwa dengan model pembelajaran berbasis proyek di media sosial sangat membantu motivasi pembelajaran di siswa sehingga menjadi kreatif dan semangat belajarnya meningkat hingga 70%. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menggali dampak sosial dan psikologis dari penggunaan media sosial dalam pembelajaran kelompok. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan sistem informasi pendidikan di Indonesia.
Copyrights © 2024