Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Vol 6 No 1 (2024): Journal of Vocational Education and Automotive Technology

STUDI KORELASI KELAYAKAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL OTOMOTIF TERHADAP PERMENDIKNAS NO.40 TAHUN 2008 PADA SMK SWASTA DI BOYOLALI

Triyono, Joko (Unknown)
Abdillah, Fuad (Unknown)
Burhan, Nurul (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 May 2024

Abstract

Joko Triyono (C3218110064), Studi Korelasi Kelayakan Sarana dan Prasarana Bengkel Otomotif Terhadap Permendiknas No.40 Tahun 2008 Pada SMK Swasta di Boyolali. Skripsi. Semarang. Pendidikan Vokasional Teknik Mesin. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Ivet Semarang.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk 1) Mengetahui korelasi kelayakan sarana bengkel otomotif terhadap permendiknas no.40 tahun 2008 SMK Swasta di Boyolali, 2) Mengetahui korelasi kelayakan prasarana bengkel otomotif terhadap permendiknas no.40 tahun 2008 SMK Swasta di Boyolali, 3) Mengetahui korelasi kelayakan sarana dan prasarana terhadap permendiknas no.40 tahun 2008 SMK Swasta di Boyolali.Penelitian ini menjelaskan tentang studi korelasi kelayakan sarana dan prasarana bengkel otomotif terhadap permendiknas no.40 tahun 2008 pada SMK Swasta di Boyolali. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan kuantitatif, responden yang digunakan dalam sampel sebagai teknisi 1 responden, kapro 1 responden, guru produktif 7 responden, dan kepala bengkel 1 responden. Sekolah dipilih berdasarkan cluster berdasarkan kompetensi keahlian dan wilayah sehingga diperoleh total sekolah swasta yang diteliti sebanyak 8 sekolah di wilayah Ampel, Simo, Wonosegoro, dan Andong. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif dengan menentukan persentase mengguakan bantuan SPSS for Windows versi 25.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada korelasi antara sarana Bengkel Otomotif terhadap Permendiknas No.40 Tahun 2008 Pada SMK Swasta di Boyolali. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil koefisien korelasi Rhitung 0.718 > Rtabel 0.224 dengan df 75 dengan nilai sig. 0.000 < alpha 0.05. Selain daripada itu dapat dilihat dari hasil uji t didapatkan koefisien kelayakan sarana (X1) thitung 8.924 > ttabel 1.665 dengan df N-2 =78-3=75 dengan sig. 0.000 < alpha 0.05. (2) Ada korelasi antara prasarana Bengkel Otomotif terhadap Permendiknas No.40 Tahun 2008 Pada SMK Swasta di Boyolali. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil koefisien korelasi Rhitung 0.821 > Rtabel 0.224 dengan df 75 dengan nilai sig. 0.000 < alpha 0.05. Selain daripada itu dapat dilihat dari hasil uji t didapatkan koefisien kelayakan prasarana (X2) thitung 12.444 > ttabel 1.665 dengan df N-3 = 78-3=75 dengan sig. 0.000 < alpha 0.05. (3) Ada korelasi antara sarana dan prasarana Bengkel Otomotif Secara Bersamaan Terhadap Permendiknas No.40 Tahun 2008 Pada SMK Swasta di Boyolali. Hal tersebut dapat dilihat dari koefisien korelasi ganda Rhitung 0.950 > Rtabel 0.256 dengan df 75 pada sig. = 0.05. jiika dilihat dari ketentuan R berada pada nilai R > 0.75–0.99 maka korelasi sangat kuat. Selain daripada itu diperoleh Fhitung (350.340) > Ftabel (3.12) dengan nilai sig. 0.000. Kata Kunci : Kelayakan sarana, Kelayakan Prasarana, dan Permendiknas no.40 tahun 2008

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

joveat

Publisher

Subject

Engineering

Description

This journal aims to publish the results of research studies, scientific studies, and studies on vocational education in automotive technology conducted by researchers, teachers, lecturers, practitioners in the field of vocational education, and automotive ...